Untuk Penerbangan Domestik dari Bandara SIM 2017.BANDA ACEH
Penerbangan Garuda Sediakan Ayam Tangkap .Ayam tangkap dan daging masak putih khas Aceh masuk dalam daftar menu (winter-summer shcedule 2017) pada penerbangan domestik PT Garuda Indonesia Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar. Menu-menu tersebut dipilih pada acara meal presentation maskapai itu di SMK Negeri 3 Lhoong Raya, Banda Aceh, Selasa (24/5).
General Manager (GM) PT Garuda Indonesia Cabang Aceh, Nano Setiawan, kemarin mengatakan pretest ini digelar untuk memilih menu break fast dan hot refreshments yang dijadikan dalam menu winter-summer schedule 2017 penerbangan reguler maskapai Garuda Indonesia Januari-Desember 2017. Menu-menu itu disediakan pihak SMK Negeri 3 Lhoong Raya, Banda Aceh.
Nano menyebutkan menu break fast itu nantinya semua khas Aceh, antara lain ikan, daging, dan ayam masak putih, sie reboh, dan ayam tangkap. Kata Nano, mi Aceh mi Aceh yang sudah ada sejak 2013 juga tetap dilanjutkan. Sedangkan untuk makanan ringan, tambah Nano, selain timphan yang sudah ada sebelumnya, juga tersedia roti isi tumis ikan kayu (keumamah).
“Menu-menu tersebut untuk breakfast bussiness class dan economy class. Hampir 80 persen menu yang Garuda sediakan untuk penerbangan domestik 2017 adalah menu lokal khas Aceh,” ucap Nano.
Menurutnya, Garuda Indonesia menyajikan ragam kuliner terbaik Indonesia yang tercipta dari bahan-bahan alami, dan diracik dengan cita rasa global yang menggugah selera. “Begitu juga dengan Aceh yang kaya kuliner daerah. Di sinilah kita mencoba untuk memperkenalkan kuliner khas Aceh ini lebih luas lagi,” ujarnya.
Nano mengatakan, dalam sepuluh kali pergantian menu setiap bulannya, menu-menu khas Aceh ini masuk dalam daftar tersebut yang disediakan bergantian setiap bulan. “Nanti menunya ada dua pilihan, lokal dan oriental. Jadi, bagi penumpang domestik dengan perjalanan ke Jakarta dapat memilih menu lokalnya,” ujarnya.
Menurut dia, yang paling mereka perhatikan adalah tekstur, kualitas makanan dan gramasi yang disesuaika selera penumpang. “Kami juga sedang mengupayakan agar kopi Aceh sachet juga bisa masuk di penerbangan Garuda,” tandas Nano.
Pada acara yang sama, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, berharap kerja sama antara pihak Garuda Indonesia dengan SMK Negeri 3 Lhoong Raya terus berlanjut, bahkan bukan hanya untuk ketersediaan menu penerbangan reguler, tetapi menu itu juga tersedia untuk penerbangan umrah via Bandara SIM. Dalam hal ini, Illiza berharap tentunya juga harus benar-benar memastikan halalnya produk dan bahan baku serta meningkatkan higienitas (kebersihan) makanan. “Kami atas nama Pemerintah memberikan apresiasi kepada SMK Negeri 3 ini yang sampai saat ini masih berlanjut kerja samanya dengan PT Garuda Indonesia,” ujar Illiza.
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon