Target Tinggi Bintang-Bulan Sabit

Target Tinggi Bintang-Bulan Sabit
Target Tinggi Bintang-Bulan Sabit ( TIM  TURKI )

Target Tinggi Bintang-Bulan Sabit .MOMENTUM terbaik dilakukan timnas Turki ketika pertandingan di fase Grup A kualifikasi Piala Eropa 2016. Tiga kemenangan beruntun anak asuh Fatim Terim itu, membawa mereka lolos ke Prancis. Mereka tidak butuh jalan melalui koridor play-off.

Status sebagai tim terbaik ketiga sudah menjamin langkah Arda Turan dkk. Padahal, mereka memulai kualifikasi dengan hasil catatan buruk di dua partai pembuka. Ketika melawat ke kandang lawan, Turki dihajar habis tuan rumah Islandia dengan skor jomplang, 0-3. Bahkan ketika tampil di depan publiknya, kembali takluk di tangan Republik Ceska 1-2.

Dalam dua laga itu, penampilan Nuri Sahin cs belum juga membaik. Itu juga terlihat dari munculnya rasa skeptis suporter terhadap Ay Yildizlilar (Bintang-Bulan Sabit)--julukan timnas Turki--. Bahkan, dalam lima laga, mereka hanya menghasilkan lima angka. Ditahan seri Latvia dan Belanda (1-1), dan menang atas tim lemah Kazakhstan 3-1.

Namun, bukan Fatih Terim namannya. Sosok paling berpengaruh dalam dunia sepakbola di negeri Semenanjung Anatolia di Asia Barat Daya serta daerah Balkan di Eropa Tenggara itu, mulai memutar otak. Sebagai juru latih top dunia yang sempay menukangi AC Milan, Terim menyuntik motivasi sekaligus mengunci garansi bagi anak-asuhnya. “Kita layak terbang ke Pranci,” kata sang allenatore yang flamboyant itu.

Hasilnya, memang luar biasa. Tampil di stadion keramat Ali Samiye Ankara, Turki menyembelih Belanda dengan skor telak 3-0. Kemudian mereka menumbangkan Republik Ceska 2-0 di kandang lawan yakni Kota Praha. Puncaknya, Turan cs menghancurkan tim debutan Islandia 1-0. Kala itu, tiket ke putaran final harus ditentukan oleh gol masa injury-time Selcuk Inan, ke gawang Islandia.
Hetrik kemenangan di penghujung kualifikasi membuat pasukan Fatih Terim menyegel satu dari dua tiket peringkat ketiga. Karena itu, mereka lolos mendampingi Ceska sebagai juara grup, serta Islandia duduk di runner-up. Sementara Belanda yang merupakan semifinalis Piala Dunia 2014 di Brasil tersungkur secara tragis.

Jujur saja, keberhasilan Turki maju putaran final tak bisa lepas kontribusi Fatih Terim. Kepiawaian Sang Kaisar--julukan Terim--meracik tim tak diragukan lagi. Galatasaray, La Viola Fiorentina dan AC Milan pernah dibawa dengan permainan impresif. Boleh jadi, dia mengetahui selukbeluk tentang timnas. Ingat! Ini buat ketiga kalinya Terim membesut Bintang-Bulan Sabit.
Previous
Next Post »